033. Semua Terserah PadaMu

Image result for makna mencintai dan membenci karena allah

Alhamdulillah sudah hampir sebulan ini tak ada malam tanpa tahajud, tak ada malam terlewat tanpa bermesraan pada Allah, pada saat seluruh penduduk bumi sedang bermesraan pada pasangan mereka, saya bermesraan dengan pemilik jiwa saya, hening diatas sajadah, mencoba memahami apa yang sedang terjadi, mencoba bertanya, mungkin bukan bertanya tapi mencoba mencari jawaban dari Allah mengapa dia sanggup melakukan ini, dimana janji janji yang dia sampaikan pada langit, dimana janji suci yang pernah ia ucapkan dengan disaksikan para malaikat… dimana? masih tentang dia kah? ehhmmm…

Tapi takdir bukan untuk dipertanyakan, karena tidak ada takdir yang kejam, semua demi kebaikan hambaNya, “takdir kehilangan sekalipun?” iya, karena Allah mengambil sesuatu yang akan melukai kita, menyelamatkan diri hambaNya dari sesuatu yang akan menyakitinya lebih dalam, musti diingat juga yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah, kan gitu yah?

Kalau kita gak berpikir semua terserah Allah maka akan berat menerima takdir, akan berprasangka buruk terus pada Allah, tanya terus mengapa saya yang mengalami? mengapa begini dan mengapa begitu? hallo.. hidup ini kita yang ngatur atau Allah yang ngatur? kalau tahu Allah yang atur, ya biarkan DIA mengatur, gak usah ditanya tanya lagi mengapa ada orang yang sanggup menyakiti kita, gak perlu !! terima tanpa syarat..

Yang menyakiti biarkan dia menyakiti, nanti ada Allah yang balas, pasti dibalas, Allah gak pernah ngantuk apalagi tidur, kita gak perlu pusing. Ada orang yang menghina kita, gak usah dipikirin, mulut busuknya itu nanti Allah yang memberi pelajaran, dengan cara Allah loh yah, bukan dengan cara manusia, karena otak kita sebagai manusia ini terbatas, sedang Allah tak terbatas. Kita gak bisa adil tapi Allah Maha Adil.. Allah membalas setiap perbuatan, jangan khawatir airmatamu tumpah sia sia, gak akan disia siakan Allah, tiap bulirnya terbalas, Allah Maha Baik.

Jadi jika masih saja mempertanyakan takdir Allah atas kita, “Pertanyaan bodoh tidak dijawab” kata Allah, hehehe… hidup hanya sebentar kan, masa mau pulang dengan pertanyaan pertanyaan tentang takdir, lalu dimana “IMAN” percaya bahwa takdir baik dan buruk, urusan hati nih gak akan kita bawa mati, urusan luka gak akan kita bawa ke kubur, karena begitu napas berhenti, hilang semua luka ini, terus mau menghabiskan umur untuk menangisi semua yang gak akan kita bawa mati? duuuaarrrr .. jangan yah, kita dihidupkan didunia ini untuk beribadah, jadi ibadah aja dulu!! urusan dunia biar Allah yang atur yah, kita mikirin urusan akhirat aja.

Ya Rabb, jadikan hamba yang lemah ini hamba yang mampu memaknai takdir takdirMu, cukup Allah yang menjamin, cukup Allah yang mengatur, cukup ALLAH.. cukup!

-Hijrah Notes-

 

Advertisements