013. Hidup …

30ade6025e79e62ba8d01eab9efa01ab

Hidup ini tidak selalu mudah, bahkan lebih banyak sulitnya karena Allah memang tidak memberikan semua yang saya mau, agar saya sadar untuk selalu bergantung padaNya, selalu berharap padaNya, agar selalu mencintaiNya dengan kesadaran penuh bahwa ketika Allah mencintai saya maka hidup akan jauh lebih mudah, karena kekasih hanya akan membahagiakan kekasih, apalagi kekasih itu Allah yang MAHA memiliki segalanya, nothing impossible and impossible is nothing for Allah, sebab bergantung itu menenangkan. Dan hanya akan semakin menenangkan ketika kita bergantung pada yang jauh lebih kuat daripada kita. Bahkan lebih kuat dari apapun dan siapapun.

Hidup memang penuh teka-teki, supaya saya selalu berhati-hati dan selalu meminta petunjuk pada yang MAHA memiliki jalan yang lurus, kadang saya salah arah, kadang saya kesasar dan tak tahu arah jalan pulang, kadang saya masuk hutan tanpa tahu harus kemana maka saya meminta pada ALLAH untuk selalu menunjukan jalan yang lurus karena pada hakekatnya hidup ini teka teki, misteri yang hanya Allah yang tahu, karena saya tidak tahu maka saya meminta pada yang Maha Tahu, sebab meminta dengan penuh kejujuran dan harapan itu tak ubahnya perbincangan yang menghibur. Dan akan semakin menghibur ketika kita sadar tuk sering berbincang pada yang tak bosan mendengar, bahkan justru senang bila kita terus-menerus bercerita, lalu meminta.

Bergantung pada-Nya dan berdoalah agar kita selalu mampu melakukan yang harus kita lakukan didunia yang kadang sempit ini, didunia yang kadang membuat kita kesasar tak tahu jalan pulang, misteri hidup yang sering membuat kita terkejut kejut dengan berbagai kejadian yang tak kita harapkan terjadi atas nama takdir maka berharap pada-Nya adalah cahaya yang menunjukan jalan pulang di tengah hutan, sebab mencintaiNya adalah bahagia, sebab berharap padanya adalah kekuatan untuk hidup. Dan kuatkan saya dengan keyakinan yang penuh kesungguhan.

Kita manusia pelaut, dan kita bisa mengendalikan kapal kita. Tetapi DIA lah yang memilki samudera, DIA yang menggenggam angin yang menguasai gelombang.

-Hijrah Notes-

Advertisements

Author: Rindu Istiqomah

Hidup adalah Perjalanan Menuju Mati

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s