008. Me Time..

muslimah1

Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka DIA turunkan baginya bala penyesak dada dan penumpah airmata, agar dapat DIA dengarkan keluh sedunya. Sebab amat indah hati seorang hamba, yang takut tapi rindu, yang harap tapi malu, dan yang mencinta tapi merasa hina di hadapanNya.

Maka himpunlah semua duka dan galau kita, tumpahkan ia dalam sujud yang lama. Dan rasakan kesyahduan ketika kita luangkan waktu untuk diri, dengan mushaf tergenggam jemari, airmata mengaliri pipi, dan Allah hadir akbarNya dalam hati.

Duka hamba sejati, duka sedalam cinta, seperti diqasidahkan Imam Asy Syafi’i dengan merdu merasuk hati: “Pada sabar yang jelita, jalan keluar betapa dekatnya. Siapa merasai pengawasanNya, pasti selamat segalanya.” “Siapa jujur pada Allah takkan digapai bahaya. Dan siapa ber-asa padaNya, dia dapati Allah sesuai harapnya…

Semoga Allah menguatkan semua yang sedang diujiNya dibalasnya dengan kenikmatan dunia dan akhirat diujung napas…

@salimafillah

-Hijrah Notes-

Advertisements

Author: Rindu Istiqomah

Hidup adalah Perjalanan Menuju Mati

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s