003. Kamu …

ciumtangan-Suami1

Kamu adalah ketetapan terindah yang Allah tetapkan untuk mendampingiku, untuk menggenggam tanganku saat ku nyaris terjatuh, untuk menjadi sandaranku saat aku membutuhkan pundah untuk menampung airmataku karena cinta tak selalu bahagia, selain banyak tawa, cinta juga akan ada airmata, airmata yang menyatukan kita …

Kamu adalah laki laki pertama yang menangis saat melihatku terluka, kamu adalah manusia yang paling khawatir saat sakitku kambuh, darahku menguning dan napasku satu satu, kamu adalah penghibur laraku kala ada orang orang yang melukai rasaku, kamu adalah pelebar senyumku saat ku tak mampu tersenyum, bahkan kamu adalah gelak tawaku saat aku tak mampu lagi tersenyum…

Kamu adalah oase saat aku haus dalam perjalanan hidup yang tak selalu kutempukan sungai dengan airbeningnya mengaliri tenggorokanku, kamu adalah orang yang rela menembus hujan dan dingin malam hanya untuk memberikan kejutan, kamu adalah lelaki yang menemani hari hariku, kamu adalah payung diterik matahari, kamu yang mengeryitkan kening menahan panas hanya untuk bersama denganku, kamu adalah matahari dan hujan bagi ku…

Kamu adalah jawaban dari doa ku dimalam malam panjang dan gelap berharap ALLAH mengirimkan seorang imam penuntung hidupku menjadi lebih baik, kamu adalah jawaban doa ku agar Allah memberiku jodoh yang mampu mendekatkan diriku padaNYA, yang mampu menggenggam tanganku lalu membawaku ke syurga, karena syurga tak akan indah tanpa kamu disana, kamu adalah cinta dan sayang yang Allah titipkan untuk menjagaku, dengan segala yang kamu miliki dan tidak kamu miliki..

Kamu adalah titipan Allah yang paling indah untuk ku jaga sehatmu, untuk kupenuhi kebutuhan raga dan batinmu, untuk aku temani dalam perjuangan dakwahmu, untuk aku enyahkan risaumua, peluklah aku setiap kali resahmu  datang, setiap kali bising hidup mengganggumu karena aku adalah hening, ciumlah aku saat rindu menyapa, sandarkan kepalamu di pundaku saat kamu butuh bermanja, dan berceritalah tentang duniamu hari ini, bercelotehlah karena aku akan menjadi telingamu..

Palembang, 23 Juni 2016

 

Advertisements

Author: Rindu Istiqomah

Hidup adalah Perjalanan Menuju Mati

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s