005. Diterima …

god2

Semua kita memiliki masa lalu, saya, kamu, kita punya masa lalu, entah itu masa lalu yang baik atau masa lalu yang kurang baik akibat kurangnya ilmu agama dimasa jahiliah, dan sejatinya saya tidak menilai diri saya lebih baik dari orang orang yang memiliki masa lalu lebih buruk dari saya, kebiasaan manusia nih baru berjilbab panjang sudah menilai orang yang berjilbab pendek itu hina, kebiasaan kita juga baru belajar ngaji lalu dengan gampangnya kita menilai orang yang bacaannya kurang baik itu bukan dari golongan kita, atau yang lebih ektreem ketika kita menilai orang orang yang dulu pernah pacaran itu menjijikan dibanding kita yang menikah taaruf, segitu mudahnya kita menilai orang lain.

Ehmmm… berat banget hidup jika kita selalu merasa lebih suci, berat banget hisab kita jika kita menggunakan pakaian kesombongan, berat banget ketika kita berprasangka buruk selalu dengan orang lain, padahal yang buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah, Maha Baik Allah yang paling tahu kita karena DIA yang menciptakan kita, tahu perjalanan kita, tahu ampunan yang akan diberikan dan kita sebagai manusia merasa berHAK menilai manusia lain, berat !!

Setiap kita ingin diterima, karena diterima itu bagian dari pembuktian cinta, cinta adalah menerima, seperti Allah menerima hamba hambaNya, maka cinta karena Allah harus bercermin dari cara Allah menerima, what a beautiful world, cinta memang indah jika bercermin dari cara Allah mencintai, satu satunya cinta yang selalu menerima

Dan memiliki hati yang bisa menerima adalah anugerah, menerima kekurangan orang lain, menyadari bahwa bisa jadi yang kita nilai buruk sementara dimata Allah dia jauh lebih mulia, menerima adalah bagian dari berprasangka baik kepada orang lain, terutama berprasangka baik pada Allah yang menciptakan orang yang kita tidak terima, jika kita mengaku sebagai hamba Allah, kita pasti paham betul bagaimana memperlakukan saudar kita, kata hadits “tidak akan sempurna iman seseorang, sebelum ia mencintai saudara sesama muslimnya seperti ia mencintai dirinya sendiri” dahsyat !! Beginilah IMAN yang mengatur bukan hanya tentang hubungan kita dengan Allah tapi juga dengan manusia lain.

Lalu apa alasan yang bisa kita pertanggung jawabkan dihadapan Allah jika kita tidak bisa menilai orang lain baik, buruk terus pikiran kita tentang si A hanya karena kita tak suka, lalu kepala kita berisi tentang keburukan orang itu, keburukan yang kita ciptakan dikepala kita sendiri, yang malaikat tahu persis bahwa belum tentu orang yang kita nilai buruk itu seburuk bayangannya dikepala kita? kita bukan Allah yang punya hak menilai manusia, membenci bukan hak kita, menghakimi bukan kewajiban kita… menerima adalah kewajiban kita.

Yuk, kita ngaji lagi, liqo lagi agar kita paham bagaimana cara memperlakukan saudara kita yang memiliki masa lalu yang mungkin kurang baik, kurang baik menurut ukuran kita, kurang baik karena standar kita yang kita pakai, padahal nilai baik buruknya seseorang Allah yang menilai dengan menggunakan standar Allah, bukan standar kita… 

Buruk menurut kita belum tentu buruk menurut ALLAH .. you guys, be careful menilai manusia lain, berat ini hisabnya…

-Hijrah Notes-

Advertisements

004. Maafkan …

ikhlas

Didalam hidup saya, saya tidak bisa membuat semua orang menyukai saya, tidak bisa membuat semua orang suka dengan, ada saja fitnah, ada saja hinaan, ada saja yang tidak saya perbuat dituduhkan saya perbuat, ada saja yang menurut saya benar belum tentu benar menurut orang, ada saja kata kata yang menyakitkan, sekali lagi karena hidup saya terkait dengan hidup orang lain, haruskah saya balas hinaan dengan hinaan? haruskah saya membalas sakit dihati dengan menyakiti hari orang yang menyakiti? lalu apa bedanya saya dengan dia? sama sama dzalim dong, sama sama jahat, sama sama hina …

Lalu harus bagaimana? kan sakit, iya sakit, perih hati, luka hati tapi ada kewajiban saya sebagai hamba Allah, karena saya hamba dan kewajiban itu adalah MEMAAFKAN, bagaimanapun dia saudara saya, jangan sampai saudara saya masuk neraka karena saya tidak memaafkannya, urusan saya selesai sampai disini, selebihnya ada ALLAH, ada yang Maha Kuasa yang selalu bersama orang orang yang sabar, yang selalu mengabulkan doa doa orang yang terdzalimi. Dan kita termasuk orang orang yang dirahmati Allah, saya teruji iya, tapi pahalanya akan sangat besar, asal saya sabar menerima, asal saya ikhlas, asal saya tidak membalas.. kan gitu yah?

Jika kita sedang teraniaya sesungguhnya Allah sedang membukakan pintu pintu terkabulnya doa, langit terbuka dan Allah menyambut di ar ryasinya, Maha Baik Allah.. maka berterima kasihlah pada orang yang menghina kita, yang mendzalimi kita, karena apa? karena sebab dia ALLAH mengabulkan doa doa kita, dan balaslah kebaikannya dengan memaafkan, agar dia tidak masuk neraka karena kita tak maafkan, bagaimanapun juga dia saudara kita, kan gitu yah?

-Hijrah Notes-

003. Kamu …

ciumtangan-Suami1

Kamu adalah ketetapan terindah yang Allah tetapkan untuk mendampingiku, untuk menggenggam tanganku saat ku nyaris terjatuh, untuk menjadi sandaranku saat aku membutuhkan pundah untuk menampung airmataku karena cinta tak selalu bahagia, selain banyak tawa, cinta juga akan ada airmata, airmata yang menyatukan kita …

Kamu adalah laki laki pertama yang menangis saat melihatku terluka, kamu adalah manusia yang paling khawatir saat sakitku kambuh, darahku menguning dan napasku satu satu, kamu adalah penghibur laraku kala ada orang orang yang melukai rasaku, kamu adalah pelebar senyumku saat ku tak mampu tersenyum, bahkan kamu adalah gelak tawaku saat aku tak mampu lagi tersenyum…

Kamu adalah oase saat aku haus dalam perjalanan hidup yang tak selalu kutempukan sungai dengan airbeningnya mengaliri tenggorokanku, kamu adalah orang yang rela menembus hujan dan dingin malam hanya untuk memberikan kejutan, kamu adalah lelaki yang menemani hari hariku, kamu adalah payung diterik matahari, kamu yang mengeryitkan kening menahan panas hanya untuk bersama denganku, kamu adalah matahari dan hujan bagi ku…

Kamu adalah jawaban dari doa ku dimalam malam panjang dan gelap berharap ALLAH mengirimkan seorang imam penuntung hidupku menjadi lebih baik, kamu adalah jawaban doa ku agar Allah memberiku jodoh yang mampu mendekatkan diriku padaNYA, yang mampu menggenggam tanganku lalu membawaku ke syurga, karena syurga tak akan indah tanpa kamu disana, kamu adalah cinta dan sayang yang Allah titipkan untuk menjagaku, dengan segala yang kamu miliki dan tidak kamu miliki..

Kamu adalah titipan Allah yang paling indah untuk ku jaga sehatmu, untuk kupenuhi kebutuhan raga dan batinmu, untuk aku temani dalam perjuangan dakwahmu, untuk aku enyahkan risaumua, peluklah aku setiap kali resahmu  datang, setiap kali bising hidup mengganggumu karena aku adalah hening, ciumlah aku saat rindu menyapa, sandarkan kepalamu di pundaku saat kamu butuh bermanja, dan berceritalah tentang duniamu hari ini, bercelotehlah karena aku akan menjadi telingamu..

Palembang, 23 Juni 2016